Rabu, 06 November 2019

Mau Gigi Lebih Sehat, Kurangi Kebiasaan Kurang Baik Ini!

Penggunaan behel gigi tak lain ditujukan untuk merapikan dan menjaga kesehatan gigi. Penjagaan ini diupayakan sejak awal. Tujuannya untuk meminimalkan permasalahan yang muncul pada area tersebut.

Mengenai perlu tidaknya memakai behel, ini tergantung dengan kondisinya. Kalau memang gigi tidak rata atau bahkan tonggos, behel bisa dimanfaatkan. Tapi kalau hanya sekedar untuk kebutuhan penampilan, akan lebih baik jika Anda tidak memanfaatkannya. 




Yang Anda butuhkan sebenarnya adalah kesehatan gigi itu sendiri. Apabila memiliki gigi lebih sehat, penampilan Anda sudah sangat baik. Raut wajah Anda semakin ceria. Dan itu adalah pesona yang murni muncul dari dalam diri Anda.

Untuk menjaga kesehatannya, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Selain memakai behel gigi, Anda sebenarnya bisa mengupayakannya tanpa harus keluar biaya. Yakni meminimalkan kebiasaan buruk di tiap harinya.

Kebiasaan Buruk Yang Memicu Masalah Pada Gigi


Membiasakan diri untuk berprilaku sehat harusnya disadari. Kesadaran akan pentingnya kata sehat sudah cukup untuk membuat Anda lebih berhati-hati. Dengan kehati-hatian, Anda memiliki sinyal khusus untuk menjauhinya.

Nah, kebiasaan buruk yang harusnya Anda kurangi untuk menunjang kesehatan gigi adalah makan-makanan yang manis dan makanan dalam kondisi yang panas. Kedua kebiasaan ini nampaknya dipandang sebelah mata. Namun kenyataannya, resikonya cukup besar bagi kelangsungan gigi.

Nyatanya, makanan yang manis sangat mudah untuk dinikmati. Begitu pula dengan makanan yang panas. Beberapa orang menilai bahwa mengkonsumsi makanan yang masih panas lebih menambah kenikmatan. Akibatnya, hal ini dibiasakan dan muncullah berbagai masalah pada gigi.

Akibat Yang Ditimbulkan Oleh Konsumsian Manis Dan Panas


Apa yang ditimbulkan dari kebiasaan makanan manis dan panas? Inilah bahaya yang akan mengancam kesehatan Anda. 

1. Akibat Konsumsian Manis

Makanan yang manis cukup sulit dihilangkan ketika berada di dalam gigi. Zat manis ini juga akan melekat kuat pada enamel. Tidak heran jika Anda yang sudah berkumur, nampak masih ada rasa manis yang tersisa di area mulut.

Zat gula ini lama kelamaan akan menumpuk. Penumpukan ini dibarengi dengan sisa makanan. Dan kondisi ini akan mengundang bakteri.

Terbentuklah keasaman pada gigi. Keasaman ini nantinya akan membuat gigi semakin menurun kekuatannya. Enamel akan terkikis, lantas mengakibatkan keropos. 

2. Akibat Konsumsian Panas

Begitu pula dengan konsumsian yang panas. Konsumsian seperti ini bisa mengakibatkan gigi semakin sensitif. Sensitifnya gigi bakalan menimbulkan ketidaknyamanan. Bahkan bila diperlukan, Anda butuh penanganan lebih lanjut dengan berkunjung ke dokter.

Yang Seharusnya Anda Lakukan


Melihat kenyataan di atas, tentunya Anda harusnya lebih sadar dan meminimalkan kebiasaan tersebut. Menguranginya bisa menjadi langkah nyata untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi.

Mengurangi kebiasaan makanan manis ini adalah poin pertama yang harus Anda pegang. Tetapi bila terlanjur mengkonsumsi makanan tersebut, baiknya Anda berkumur secepatnya. Anda bisa menggunakan obat kumur ataupun air putih. Gunanya untuk menghilangkan penumpukan zat yang membuat gigi menjadi lebih asam.

Sementara poin yang kedua adalah memberikan jeda saat akan mengkonsumsi makanan. Jeda ini dibutuhkan untuk mengurangi hawa panas dari makanan. Misalnya saat Anda mengambil nasi, usahakan untuk mendiamkannya dalam beberapa menit.

Jika dipandang sudah agak dingin, Anda diperbolehkan untuk mengkonsumsinya. Setidaknya, ini sudah cukup untuk membuat Anda bisa lebih menikmati konsumsian. Bahkan mampu meminimalkan resiko yang ditimbulkan oleh konsumsian yang panas.

Itulah kebiasaan buruk yang sebaiknya dikurangi agar gigi menjadi lebih sehat. Jika masalah kesehatannya itu berasal dari kurang ratanya gigi, Anda butuh upaya lain. Pemasangan alat khusus untuk merapikannya adalah pilihan terbaik. Untungnya, rata.id The First Indonesian Clear Aligner menawarkan solusinya. Salah satunya adalah behel gigi. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar