Selasa, 25 Juni 2019

Penumpang Bandara Sepinggan Menyusut, AAP Samarinda Melonjak. Ada Apa?


Jumlah penumpang di Bandara Internasional Sepinggan menyusut tajam, sementara kota tetangganya Samarinda, Bandara AAP Pranoto melonjak drastis. Adakah persaingan antara kedua bandara tersebut?

Pengamat penerbangan dari Arista Indonesia Aviation Center (AIAC) Arista Atmadjati seperti dilansir jpnn.com menyatakan, penurunan keterisian penumpang di Bandara Sepinggan terjadi hingga 30 persen sampai pada awal 2019.

Menanggapi hal ini, ia menuturkan, PT Angkasa Pura I harus memperkuat segmen pasar untuk kalangan pebisnis dan industri.

“Di sisi lain, keterisian penumpang saat ini semakin tinggi terjadi di Bandara APT Pranoto Samarinda. Pada dasarnya dua kota besar ini memiliki karakteristik yang berbeda. Apalagi untuk pasar penerbangan,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, Balikpapan merupakan kota dengan segmen industri dan bisnis.  Akan tetapi, Bandara Sepinggan sebenarnya masih mengandalkan keterisian dari masyarakat lokal ketimbang untuk bisnis dan industri.

Hal itu berbeda dengan Samarinda yang merupakan kota dengan masyarakat berbagai latar belakang dan banyak penduduk lokal.  Menurutnya, keramaian penumpang di APT Pranoto banyak ditunjang dari masyarakat umum.

“Memang keteralihan ini kasus menarik dan tidak terduga untuk saya. Kalau begini, terlihat Samarinda sebagai ibu kota. Ia menampung permintaan masyarakat, pegawai negeri, sampai pedagang UMKM, dan orang kantoran,” jelasnya.

Arista mengimbau, untuk mencegah kerugian dan stagnasi dalam pengelolaan Bandara Sepinggan, PT Angkasa Pura I segera memperkuat segmen pasar untuk bisnis dan industri.

“Selain itu, perlu berikan insentif untuk maskapai, bisa dengan tarif parking fee di garbarata, dan dikurangi saat jam low hours,” sebutnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B Pramesti menyatakan, pertumbuhan penumpang di Bandara APT Pranoto memang sangat pesat. Saat ini, per hari bisa menampung 4.500 penumpang. 
 
 
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar